Sekda Mempawah Buka Uji Kompetensi JPT Pratama, Tekankan Profesionalisme dan Transparansi

Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, secara resmi membuka kegiatan Assessment Center dalam rangka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Selasa (21/4/2026)

Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, secara resmi membuka kegiatan Assessment Center dalam rangka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Selasa (21/4/2026).

Assessment center kali ini difokuskan pada empat jabatan strategis, yakni Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Dinsos PPPAPMD), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Seleksi ini diikuti oleh 21 pejabat yang berasal dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah.

Dalam sambutannya, Ismail menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya tahapan penting dalam proses pengisian jabatan strategis tersebut. Ia juga mengapresiasi peran panitia seleksi dan tim asesor yang dinilai telah bekerja secara independen dan profesional.

Menurutnya, seleksi terbuka ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya untuk menjaring figur-figur terbaik yang memiliki kompetensi manajerial, teknis, dan kultural yang memadai.

“Pengisian jabatan Sekda, Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Dinas Sosial, dan Kepala Badan Kesbangpol membutuhkan sosok yang benar-benar mampu menjawab tantangan pemerintahan yang semakin kompleks,” ujarnya.

Ismail juga mendorong seluruh peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya selama proses assessment, karena hasil penilaian akan mencerminkan kapasitas kepemimpinan masing-masing.

Ia menjelaskan, jabatan Sekretaris Daerah memiliki peran strategis sebagai motor penggerak administrasi dan koordinator seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil diharapkan mampu mendorong transformasi digital pelayanan publik serta meningkatkan akurasi data kependudukan.

Selanjutnya, Kepala Dinsos PPPAPMPD diharapkan memperkuat jaring pengaman sosial dan menangani berbagai persoalan kesejahteraan masyarakat. Adapun Kepala Badan Kesbangpol memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas politik dan kondusivitas daerah, terutama menjelang agenda nasional.

Ismail juga mengingatkan tim asesor untuk memberikan penilaian secara objektif, jujur, dan transparan.

“Kita mencari orang yang tepat di tempat yang tepat untuk mengakselerasi pembangunan di Kabupaten Mempawah,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, ia berharap proses seleksi ini mampu menghasilkan pemimpin yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki empati tinggi terhadap masyarakat serta loyal terhadap visi dan misi pembangunan daerah.

“Siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu berinovasi, bukan sekadar menjalankan rutinitas,” pungkasnya.

LINK TERKAIT