Sekda Mempawah Buka Masa Karantina Paskibraka 2026, Tekankan Disiplin dan Kekompakan

Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Abdul Malik, secara resmi membuka masa karantina Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Mempawah Tahun 2026 di Halaman Wisma Chandramidi, Sabtu (1/8/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Abdul Malik, secara resmi membuka masa karantina Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Mempawah Tahun 2026 di Halaman Wisma Chandramidi, Sabtu (1/8/2026).

Masa karantina merupakan salah satu tahapan penting dalam pembinaan calon anggota Paskibraka sebelum menjalankan tugas mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Dalam arahannya, Abdul Malik menegaskan bahwa masa karantina dan pemusatan latihan tidak hanya bertujuan mempersiapkan kemampuan teknis, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, serta tanggung jawab para calon anggota Paskibraka.

“Masa karantina adalah masa di mana calon anggota Paskibraka menimba ilmu yang ditempakan oleh pelatih. Gunakan waktu yang singkat ini untuk belajar dengan tekun dan disiplin demi kebaikan anak-anak sekalian,” tegas Abdul Malik.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kondisi fisik dan kesehatan selama menjalani latihan intensif. Menurutnya, kebersamaan dan kekompakan antarsesama anggota menjadi modal penting dalam menyukseskan pelaksanaan upacara kenegaraan.

“Jaga kesehatan diri masing-masing agar kondisi fisik tetap prima. Jaga pula kekompakan antar sesama anggota agar tercipta rasa kebersamaan. Suasana kekeluargaan ini yang akan menjadi motivator dalam keberhasilan pelaksanaan pengibaran dan penurunan bendera nanti. Tunjukkan bahwa Paskibraka Kabupaten Mempawah Tahun 2026 adalah Paskibraka terbaik,” tambahnya.

Kepada para pelatih dan panitia, Abdul Malik meminta agar memberikan pembinaan dan pendampingan secara optimal selama masa karantina hingga pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI. Ia menegaskan, keberhasilan pengibaran Sang Saka Merah Putih merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak yang terlibat.

“Keberhasilan pelaksanaan upacara HUT RI bukan hanya tanggung jawab Paskibraka, tetapi juga tanggung jawab seluruh pihak—baik pelatih, panitia, maupun pihak-pihak lain yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung,” ujarnya.

Kegiatan pembukaan masa karantina tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Mempawah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik beserta jajaran, para pelatih, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Mempawah, serta insan pers.

Mengakhiri arahannya, Abdul Malik berharap seluruh rangkaian karantina dan latihan dapat berlangsung dengan lancar sehingga para calon anggota Paskibraka mampu menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih secara maksimal pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mempawah.

LINK TERKAIT