
Mewakili Bupati Mempawah, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Abdul Malik, secara resmi menutup rangkaian Wonderful Mempawah Festival (WMF) dan Pekan Kebudayaan Daerah Tahun 2026 di halaman Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Mempawah, Rabu (15/7/2026)
Mewakili Bupati Mempawah, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Abdul Malik, secara resmi menutup rangkaian Wonderful Mempawah Festival (WMF) dan Pekan Kebudayaan Daerah Tahun 2026 di halaman Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Mempawah, Rabu (15/7/2026).
Dalam sambutannya, Abdul Malik menyampaikan bahwa penyelenggaraan Wonderful Mempawah Festival yang memasuki tahun kelima menjadi bukti bahwa kegiatan tersebut telah berkembang menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Menurutnya, WMF telah bertransformasi menjadi ruang ekspresi budaya, ajang promosi pariwisata, sekaligus penggerak ekonomi kreatif di Kabupaten Mempawah.
“Tahun 2026 menjadi pembuktian penting bagi kita semua. Memasuki penyelenggaraan yang kelima, Wonderful Mempawah Festival bukan lagi sekadar agenda tahunan, tetapi telah menjadi panggung kebanggaan, ruang bertemunya keberagaman budaya dan adat istiadat, serta motor penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata di Bumi Galaherang yang kita cintai,” ujarnya.
Ia mengatakan, selama beberapa hari pelaksanaan festival, masyarakat disuguhkan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang mencerminkan kekayaan tradisi serta semangat kebersamaan masyarakat Mempawah.
“Beberapa hari telah kita lewati bersama dalam kemeriahan, kebersamaan, dan keindahan warna-warni budaya yang ditampilkan dalam festival ini,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Abdul Malik menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata selaku penyelenggara, seluruh panitia, serta berbagai pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan festival. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Mempawah yang telah menunjukkan antusiasme tinggi sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Daerah memberikan pesan penting bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus modernisasi, masyarakat Mempawah, khususnya generasi muda, tetap memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya.
“Warisan leluhur tidak hanya dirawat dalam ingatan, tetapi juga dihidupkan kembali melalui gerak tari, alunan musik tradisional, permainan rakyat, hingga berbagai karya seni yang luar biasa,” ungkapnya.
Abdul Malik menegaskan, identitas budaya merupakan fondasi penting bagi sebuah daerah. Selama masyarakat terus menjaga tradisi dan menghormati keberagaman, Mempawah akan tetap memiliki jati diri yang kuat.
“Melalui festival ini, kita telah mengirimkan pesan kepada masyarakat luas bahwa Mempawah adalah daerah yang kaya akan budaya, aman, toleran, serta siap menyongsong masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Abdul Malik mengajak seluruh pihak menjadikan keberhasilan penyelenggaraan Wonderful Mempawah Festival tahun ini sebagai motivasi untuk menghadirkan festival yang lebih berkualitas pada tahun-tahun mendatang.
Ia berharap semangat kebersamaan, kreativitas, dan kolaborasi yang terbangun selama festival dapat terus dipelihara sebagai kekuatan dalam melestarikan budaya lokal sekaligus mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten Mempawah.
“Saya berharap semangat kebersamaan, kreativitas, dan kolaborasi yang tercipta selama festival ini tidak berhenti sampai di sini. Mari jadikan momentum ini sebagai wadah untuk terus berkarya, berinovasi, dan bersama-sama memajukan Kabupaten Mempawah,” pungkasnya.