
Mewakili Bupati Mempawah, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Agit Sugiarto, menerima penyerahan 1.068 mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Reguler Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak di Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Rabu (22/7/2026)
Mewakili Bupati Mempawah, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Agit Sugiarto, menerima penyerahan 1.068 mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Reguler Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak di Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Rabu (22/7/2026).
Mahasiswa tersebut secara resmi diserahkan oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Pontianak, Usman, yang mewakili Rektor IAIN Pontianak. Selama 40 hari ke depan, para mahasiswa akan melaksanakan program KKL di 49 desa dan kelurahan yang tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Mempawah.
Dalam sambutannya, Agit Sugiarto menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Mempawah menyambut baik pelaksanaan KKL sebagai bagian dari sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan masyarakat.
Menurutnya, program KKL tidak hanya menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program yang dilaksanakan di lokasi pengabdian.
Ia berharap seluruh mahasiswa, dengan bimbingan dosen pembimbing lapangan, dapat mengedepankan prinsip partisipatif, kolaboratif, akuntabel, serta berorientasi pada kebermanfaatan. Dengan demikian, pelaksanaan KKL tidak hanya memberikan pengalaman empiris bagi mahasiswa, tetapi juga berdampak positif terhadap peningkatan kapasitas masyarakat.
“Adik-adik merupakan agen perubahan. Kami berharap melalui KKL ini dapat lahir berbagai kontribusi dan masukan bagi pemerintah dalam menghadapi berbagai persoalan di lokasi pelaksanaan KKL,” ujar Agit.
Agit juga mengimbau para mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan masyarakat serta menghadirkan berbagai inovasi yang sesuai dengan kebutuhan daerah. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui program-program yang adaptif dan selaras dengan prioritas pembangunan Kabupaten Mempawah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa KKL merupakan implementasi nyata pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain menjadi sarana pencapaian kompetensi akademik, kegiatan tersebut juga menjadi instrumen strategis untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Semoga pelaksanaan KKL ini dapat memberikan manfaat dan kontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Mempawah,” katanya.
Sementara itu, Ketua LPPM IAIN Pontianak, Dr. Usman, yang mewakili Rektor IAIN Pontianak, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah atas dukungan dan sambutan yang diberikan kepada para mahasiswa peserta KKL.
Menurutnya, program KKL menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di bangku kuliah, sekaligus memperoleh pengalaman langsung dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pengembangan kampus,” ujarnya.